Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2026

Bagaimana Mengelola Energi Emosional Untuk Orang yang Peka? Strategi Melindungi Diri Tanpa Kehilangan Produktivitas

Gambar
Kamu pernah nggak merasakan tubuh yang lelah, padahal aktivitas hariannya biasa saja, nggak terlalu padat atau membebani. Trus tanpa kamu sadari mudah banget nangis, merasa sedih, banyak suara yang terus berputar di kepala. Apalagi kalau habis berinteraksi dengan orang lain “Seharusnya saya ngomongnya begini ke dia atau seharusnya sikap saya nggak perlu langsung begitu tadi.”  Tidak hanya itu bisa saja kamu jadi tempat “pembuangan” emosi orang lain yang lagi kesal sebab si A atau B, trus tanpa ada batasan diri kamu juga jadi terbawa cerita dia dan ikutan kesal. Maksud hati ingin berempati tapi malah jadi kamu yang menyulitkan diri sendiri, karena tanpa sadar “membuang” energi. Atau ketika kamu sendirian, tiba-tiba kamu kepikiran “Kenapa ya dia ngomong begitu tadi? kenapa ya sikapnya dia jadi aneh padahal terakhir ketemu minggu lalu masih biasa aja?” Hal kayak begini tuh nggak bisa kamu diamin aja, kamu nggak bisa menyepelekan hal ini. Mungkin terlihat nggak penting ya, tapi kalau k...

Mengapa Orang yang Merumitkan Kita Justru Membuat Kita Bertumbuh?

Gambar
Pernah nggak kamu merasa ketika berurusan dengan seseorang, ada dari mereka yang membuat kamu seperti “Kok dipersulit sih? padahal tinggal ini dan ini aja loh selesai. Kenapa jadi panjang banget urusannya?”. Haha yap, ini juga pernah saya rasakan dulu, saat menghadapi semester akhir perkuliahan. Karena saya juga termasuk alumni yang lulus di masa pandemi, beginilah cerita saya menyelesaikan perkuliahan.  Sebenarnya memang banyak tipe dosen ya, termasuk ada yang mudah dihubungi dan ada juga dosen yang sulit dihubungi. Sebenarnya di awal mengajukan ingin penelitian tugas akhir saya di ampu oleh beliau juga sudah terlihat. Ketika banyak teman-teman sekelas yang sudah mendatangi dosen yang dituju dan direspon.  Saya salah satu yang pesannya direspon cukup berjeda saat itu. Tapi ya saya nggak mau ambil pusing masalah itu. Besoknya bertemu dikelas, tinggal disampaikan lagi. Maka jadilah saya anak bimbing beliau ini selama mengerjakan tugas akhir.  Pernah ada salah satu teman ya...

Kenapa Tubuh Kita Sering Kelelahan Padahal Tidak Sibuk? Berikut Penjelasannya

Gambar
Pernah enggak sih kamu merasa capek, padahal seharian itu kamu nggak melakukan aktivitas yang berat? Enggak lembur. Enggak banyak aktivitas fisik. Bahkan kamu sadar betul sebagian waktu itu dihabiskan dengan rebahan atau scrolling HP. Tapi entah kenapa, badan terasa lelah. Pikiran penuh. Hati terasa kosong. Kalau kamu pernah merasakannya semua ciri-ciri ini, kamu tidak sendirian. Capek Itu Tidak Selalu Soal Fisik Selama ini banyak dari yang menganggap capek itu identik dengan aktivitas fisik. Padahal kamu perlu tahu ada jenis kelelahan lain yang sering tidak kita sadari yaitu adalah lelah mental dan emosional. Kamu mungkin terlihat santai dari luar, tapi di dalam pikiranmu penuh yang bersatu padu dengan kecemasan. Entah darimana kecemasan itu, tapi bawaannya banyak hal yang dikhawatirkan Dunia yang tidak pasti, penilaian orang yang “tidak sadar” mengotori hati, prasangka yang “terasa” menyakiti. Semua hal-hal yang tidak dalam kendalimu ini, tanpa disadari menguras energi secara cepat. ...