Belajar Mengenal Dirinya "Lagi"

Langit favorit


Dia kebingungan mendeskripsikan bagaimana dirinya. Banyak orang bilang dia sangat berbeda. Jarang terdengar suaranya juga wujud aksi nyatanya dalam mengupayakan hidup yang bermanfaat. 

Entah kenapa dia bisa sehening itu, padahal nyatanya jika di kesendirian dirinya berisik bukan main. Ribut sekali dikepala hingga tidak tau yang mana dulu yang harus di keluarkan.

Dia sangat tersimpan, alih-alih bersembunyi, ia memilih untuk benar-benar tak terlihat. Entah apa yang membuat ia takut dan bersembunyi.

Kata orang-orang dia begitu kuat, tapi ya itu hanya yang terlihat. Disaat sendiri, ia begitu rapuh. sangat rapuh.

karena kenyataannya, dia sama dengan makhluk Allah kebanyakan. Yang punya akal dan perasaan, hanya saja entah bagaimana begitu rapih di sembunyikannya. 

Merasa sesak saat berada di suatu lingkungan, membuat ia terus berusaha untuk menemukan bagaimana dirinya yang benar dan utuh itu.

Banyak karakter yang ditemui, semakin luas pula cara ia memandang hidup serta orang-orang yang hadir. Tapi lebih banyak energi juga yang ia butuhkan untuk ini. Entah mengapa selelah itu menghadapi dunia yang fana dan penuh tipu daya ini. 

Banyak hal yang dia coba, tapi sepertinya dia kurang bersabar dalam proses ketidaknyamanan yang hadir saat itu. Membuat ia ingin selalu berganti-ganti peran. Tapi faktanya setiap episode itu dia menemukan masalah yang sama. wkw karena belum benar-benar selesai di episode sebelumnya sepertinya ya?
Memang begitu ya?

Lalu harus bagaimana? penilaian manusia yang tidak ada habisnya tertelan mentah mentah olehnya.

Selalu berharap agar tetap bisa menikmati hidup dengan tenang dan hati yang selamat di setiap anugerah yang Allah berikan ini.

Disisa harinya hanya ingin memaksimalkan diri untuk berdaya, dan bermanfaat. Berharap meninggalkan kenangan yang baik dalam setiap pertemuan.

Seperti doanya Nabi Ibrahim:
"Ya Allah jadikanlah diriku senantiasa berdzikir kepadaMu dan jadikanlah namaku harum yang disebut kebaikannya bagi orang-orang setelahku."

Semoga bisa ya. Aamiin Allahumma Aamiin.

Yuk kembali benahi diri untuk kesekian lagi dan lagi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kunci Kecukupan

Kenapa Tubuh Kita Sering Kelelahan Padahal Tidak Sibuk? Berikut Penjelasannya